Akuji: The Heartless mengikuti kisah tokoh utamanya, seorang pendeta voodoo yang dikhianati oleh sukunya dan kekasihnya di hari pernikahannya. Setelah dibangkitkan di Dunia Bawah oleh Baron Samedi, Akuji berusaha merebut kembali jantungnya yang dicuri dan membalas dendam kepada mereka yang bertanggung jawab atas kematiannya.
Gameplay dalam Akuji: The Heartless menampilkan pertarungan orang ketiga dan eksplorasi. Pemain menggunakan campuran serangan jarak dekat dan sihir voodoo untuk melawan roh-roh musuh. Sistem pertarungan berfokus pada pemanenan jiwa, karena musuh yang dikalahkan menjatuhkan jiwa yang meningkatkan kemampuan Akuji dan memperluas kekuatan sihirnya.
Dunia game ini mencakup alam akhirat bergaya gotik yang beragam dengan tantangan platforming dan teka-teki lingkungan. Level-level membutuhkan gerakan presisi melintasi struktur runtuh dan lubang berbahaya, dengan pertarungan bos yang menjaga jalan menuju tingkat yang lebih tinggi di Dunia Bawah.
Akuji: The Heartless dikenal karena gaya visualnya yang khas dan penggunaan teknologi mesin awal yang digunakan bersama dengan game Crystal Dynamics lainnya. Presentasi gelap dan atmosferik serta tema supernaturalnya membantu mendefinisikan ceruk aksi di PlayStation pada akhir 1990-an.